Sunday, 8 September 2013

tutorial a2sd darktemor (gilaaaaaaaaaa, semua pindah ke sd card)

Saya rasa pengguna smartphone android yang berbudget sekitar 1-2 jutaan akan memiliki masalah yang sama ketika menginstall banyak aplikasi ataupun banyak game. Tindakan yang dilakukan yang pasti adalah meng-uninstall aplikasi yang ada untuk mendapatkan ruang kosong pada memory internal. Namun ada 1 cara dengan menggunakan A2SD Darktemor. Di sini saya tidak bisa memberikan tutorial yang berjalan di semua jenis smartphone Android, namun saya akan sharing pengalaman saya tentang A2SD Darktremor ini.

Apa sih A2SD Darktemor ini? Bagi anda pengguna aplikasi A2SD atau Link2SD pasti tahu akan kegunaan aplikasi tersebut. Ya, untuk memindahkan aplikasi yang terinstall pada Android ke SDCard. Namun ketika anda menggunakan A2SD atau Link2SD, tidak semua aplikasi bisa anda pindah ke SDCard. Selain itu masih ada ancaman bahwa memory internal akan bisa penuh meskipun hampir semua aplikasi sudah dipindah ke SDCard. Nah untuk itu, para pengembang non-official dari Android mengembangkan script-script untuk memindahkan semua isi dari memory internal termasuk aplikasi yang tidak bisa dipindah ke SDCard seperti sms, phone, google play, dan file system lainnya, sehingga memory internal akan kosong.
Tutorial A2SD Darktemor – Samsung Galaxy Young
Hampir 1 hari kemarin saya berkutat dengan yang namanya A2SD Darktemor, karena habis mengalami dampak dari full memory internal. Banyak cara yang ada di forum-forum galaxy y, namun instruksi kerja yang disampaikan oleh mereka ternyata salah, dan menyebabkan saya untuk melakukan flash ulang sebanyak 2 kali. Sebenarnya bagaimana cara yang benar? Berikut saya berikan tutorial A2SD untuk Samsung Galaxy Young yang saya ambil dari https://www.facebook.com/groups/galyoungers/doc/369971156393456/ dan saya modifikasi.
Bahan yang dibutuhkan :
  1. Gunakan MicroSD Class 10
  2. Stock Rom DXLE1 : http://adf*ly/9CZqr
  3. CWM : http://adf*ly/9BcDX
  4. Update Root : http://adf*ly/9CZvF
  5. Root Explorer : Cari di Blapkmarket
  6. BTEP : Cari di Blapkmarket
  7. a2sd_enabler.sh : http://adf*ly/9CZxq
  8. Kernel : http://adf*ly/9CZzi
  9. Deodex DXLE1 : http://adf*ly/9BXZl
  10. A2SD 2.7.5.3 : http://adf*ly/9CaSZ
  11. Kernel Repencisv3 (Support a2sd,droidwall,swap) : http://adf*ly/9BZH8
NB : Ubah tanda (*) menjadi (.)
Cara Install :
  1. Flash ke Stock ROM DXLE1
  2. Jika sudah masuk ke Home dan Media Scanning selesai, flash Update_root.zip via CWM, dan reboot
  3. Install Root Explorer dan BTEP
  4. Masukan boot.img & KernelUpdate.zip di SD Card *JGN DI DALAM FOLDER
  5. Buka Root Explorer dan Execute a2sd_enabler.sh
  6. Restart & flash secara bersamaan dtapps2sd-2.7.5.3-beta04-signed.zip, Repencisv3 kernel, Deodex DXLE1 via CWM, dan reboot
  7. Buka BTEP (setting dulu input methode nya ke Word-based pada BTEP). Lalu ketik su (enter), a2sd cachesdreset (enter) & akan reboot (*jika tidak reboot berarti ada indikasi partisinya salah. Coba backup semua data di SDCard dan partisi ulang dengan CWM)
  8. Setelah masuk Home, buka BTEP ketik su (enter), a2sd reinstall (enter), akan reboot lagi
  9. Setelah masuk Home, buka BTEP ketik su (enter), a2sd datasd (enter), akan reboot lagi*OPTIONAL
  10. Jika sudah masuk Home, liat Internal Memory Anda lewat Setting / Task Manager
  11. DONE !
Bagi anda pengguna smartphone android laiinnya, bisa mencari-cari di google apakah ada dukungan dari A2SD Darktemor. Cari saja dengan menggunakan katakunci “A2SD Darktemor jenis_handphone” misal ”A2SD Darktemor Xperia X8″. Tidak semua langkah-langkah yang saya berikan di atas bekerja di smartphone android jenis lain, karena di sana saya menggunakan kernel non-official yang dimodifikasi untuk Samsung Galaxy Young.
Indikasi Gagal!
Jika anda telah melakukan A2SD Darktemor, indikasi gagalnya adalah ketika anda sudah reboot dan A2SD sudah berjalan jika gagal maka anda akan mendapati beberapa aplikasi bawaan dan yang telah anda install akan hilang. Aplikasi-aplikasi seperti google play, gmail, maps tersebut akan lenyap karena partisi ext anda tidak ter-mount dengan baik. Kemungkinan gagal tersebut karena partisi yang dibuat di SDCard tidak dikenal secara baik dan biasanya dipartisi dengan linux atau software-software partisi lainnya. Cara satu-satunya untuk keluar dari masalah tersebut adalah flash ulang, kemudian partisi SDCard dengan CWM (terserah besaran partisinya dan mengikuti kebutuhan anda) lalu melakukan langkah A2SD Darktemor mulai dari awal.
Review A2SD Darktemor
Ketika anda berhasil melakukan flashing terhadap A2SD Darktemor dalam Android anda, dampak yang paling nyata adalah kapasitas dari memory internal akan kosong dan meninggalkan beberapa mega untuk cache.

pada gambar di atas akan terlihat memory yang terpakai adalah sebesar 4MB dari 190MB yang sebenarnya jika tanpa A2SD Darktemor ini default memorynya akan terisi kurang lebih sekitar 60MB dari 190 MB yang akan meningkat jika banyak aplikasi yang terinstall. Berikut dampak positif dan negatif yang saya rasakan setelah memakai A2SD Darktemor ini.
Dampak positif :
  1. Memory internal jelas akan sangat kosong. Tebukti sudah saya install aplikasi sebanyak 60 aplikasi di handphone saya, namun di memory internal hanya memakan space sebesar 4 MB.
  2. Banyak sekali aplikasi yang bisa anda install, namun itu semua sesuai dengan partisi SDCard ext yang anda buat. Jika partisinya sebesar 2 GB, maka android anda bagaikan memiliki memory internal sebesar 2 GB karena setiap aplikasi yang terinstall akan masuk ke dalam SDCard secara otomatis.
  3. Karena direkomendasikan menggunakan MicroSD class 10, maka proses penjalanan dari aplikasi ketika android standby akan lebih cepat dibanding dengan menggunakan memory internal.
Dampak negatif :
  1. Karena berjalan di SDCard, proses startup android tidak berjalan mulus. Terkadang bootloop (atau restart berulang pada logo animasi) sehingga harus lepas baterai (mematikan paksa) lalu dihidupkan kembali untuk bisa startup secara normal.
  2. Dampak lain adalah, startup membutuhkan waktu yang cukup lama sampai android standby. Jika proses startup belum selesai dan sudah anda gunakan, maka android akan serasa lag atau lambat sekali.
  3. Anda tidak dapat lagi menggunakan android sebagai storage atau menggunakan KIES (samsung), karena semua data aplikasi tersimpan di SDCard, begitu SDCard di eject dari android dalam keadaan nyala, maka android akan crash. Solusinya adalah mematikan android dan melepas SDCard lalu gunakan card reader, atau bisa dengan menggunakan Airdroid untuk melakukan transfer file.
Penyebab Memory Internal Penuh
Lalu apa yang menyebabkan memory internal itu bisa penuh? Jawaban awam yang bisa diterima pastinya adalah banyak aplikasi yang diinstall. Namun ketika kita bandingkan dengan pengguna yang menggunakan aplikasi App2SD atau Link2SD, ketika mereka menyimpan semua aplikasi yang bisa dipindah ke SDCard dan mereka melakukan update melalui google play, maka lama kelamaan memory internalnya akan penuh meskipun tanpa menginstall aplikasi tambahan. Lho, mengapa? Jawaban spesifik yang ada adalah karena sebuah aplikasi itu tidak hanya membutuhkan ruang untuk besaran fisik aplikasi, namun aplikasi-aplikasi tersebut membutuhkan ruang untuk cache dan data.

Ambil contoh saja google play. Seperti yang kita lihat di atas, aplikasi fisik pada google play sebenarnya hanya membutuhkan 8.65MB, namun kapasitas yang diperlukan oleh google play ini akan semakin bertambah karena ada data dan cache yang masuk ke memory internal. Isi dari data dan cache dari aplikasi adalah berbagai informasi-informasi yang ada seperti account, password dan database (sqlite) yang bisa bertambah jika ada tambahan data.
Bayangkan saja jika ada 1 aplikasi yang membutuhkan tambahan kapasitas untuk data dan cache sebesar 500KB dan ada 60 aplikasi yang ada di internal, maka secara otomatis yang diperlukan dalam memory internal adalah 30 MB (karena cache dan data pasti ditempatkan di memory internal) dan jika banyak aplikasi yang terinstall di memory internal dan terus diupdate, maka memory internal anda akan cepat habis dan muncul peringatan low disk space :D
Semoga postingan saya kali ini bermanfaat :)

No comments:

Post a Comment